Showing posts with label teknik. Show all posts
Showing posts with label teknik. Show all posts

Saturday, February 28, 2015

Keamanan Jaringan Komputer

KEAMANAN  DALAM LAPISAN TRANSPROT
SSL (SECURE SOCKET LAYER)



Abstrak - Seiring perkembangan teknologi komunikasi membuat semua orang dengan mudah mendapatkan informasi melalui internet, maka sangat diperlukannya  keamanan data yang digunakan untuk menjaga pengiriman data web server dan pengguna situs web tersebut dibutuhkan keamanan hingga berlapis-lapis Karena jika tidak dilindungi atau diamankan, data yang  kita punya dengan mudahnyaorang lain menggambil data-data kita, apalagi data tersebut merupakan harta yang  berharga bagi kita.

Kata Kunci Secure Soket Layer (SSL), Netscape, Point-to-Point TunnelingProtocol, Secure Gateway Cryptography, Client dan server

      1.      PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Internet adalah rangkaian hubungan jaringan komputer yang dapat diakses secara umum di seluruh dunia, yang mengirimkan data dalam bentuk paket data berdasarkan standar Internet Protocol (IP). Lebih dalam lagi, internet adalah kumpulan jaringan dari jaringan-jaringan komputer dunia yang terdiri dari jutaan unit-unti kecil, seperti jaringan pendidikan, jaringan bisnis, jaringan pemerintahan, dan lain-lain, yang secara bersama menyediakan layanan informasi seperti e-mail, online chat, transfer file, dan saling keterhubungan (link) antara satu halaman web dengan sumber halaman web yang lainnya.
Adanya Internet mendobrak batasan ruang dan waktu. Sebuah perusahaan di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pasar Amerika dibandingkan dengan perusahaan di Eropa, atau bahkan dengan perusahaan di Amerika. Perlu diingat, hal yang sebaliknya (perusahaan luar mengakses pasar Indonesia) dapat juga dilakukan dengan mudah. Oleh karena itu diperlukan keamanan untuk menjaga data agar tidak hilang atau diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
1.2  Landasan Teori
1.2.1        Pengertian dari Secure Soket Layer (SSL)
SSL atau  secure socket layers adalah suatu protokol keamanan data yang di gunakan untuk menjaga pengiriman data web server dan pengguna situs web tersebut.
1.2.2        Pengertian dari Netscape
Netscape adalah nama umum untuk serangkaian web browser yang awalnya diproduksi oleh Netscape Communications Corporation, sekarang menjadi anak perusahaan dari AOL . Browser asli pernah menjadi browser dominan dalam hal pangsa pasar , tetapi sebagai akibat dari perang, browser pertama itu kehilangan hampir semua saham untuk Internet Explorer.
1.2.3        Pengertian Point-to-Point Tunneling Protokol
Point-to-Point TunnelingProtocol merupakan teknologi jaringan baru yang mendukung multiprotocol Virtual Private Networks (VPN), yang memungkinkan pengguna untuk mengakses jaringan perusahaan secara lebih aman melalui Internet. Dengan menggunakan Point-to-point tunneneling protokol, pengguna dari jarak jauh dapat memanfaatkan Microsoft Windows NT Worstation dan Windows 95 dan sistem yang mendukung Point-to-point tunneneling protokol lainnya untuk mendial ke ISP lokal untuk berkoneksi secara lebih aman kedalam jaringan perusahaan melalui Internet.


      2.      PEMBAHASAN
2.1  Gambaran Umum Secure Socket Layer (SSL)
Secure socket layer (SSL) merupakan sebuah protocol untuk keamanan data yang terdapat didalam internet. Jenis SSL yang paling aman dapat di lihat dari tingkat keamanan SSL, terletak pada kekuatan enkripsi yang didukungnya (misalnya 256 bit). Semakin besar tingkat enkripsi semakin susah untuk dibobol. Secara teknis, semua SSL dengan tingkat enkripsi yang sama, mempunyai tingkat keamanan yang sama.
Untuk mengetahui apabila transaksi diamankan oleh SSL adalah sebuah icon berlambangkan gembok yang terkunci akan muncul di browser yang telah diamankan dengan SSL. Dengan meng-klik icon tersebut akan diketahui otoritas sertifikasi dari sertifikat SSL tersebut.
SSL dikembangkan oleh Netscape Communication pada tahun 1994. SSL memiliki tiga versi yaitu 1.0, 2.0, dan 3.0 yang diliris pada tahun 1996. SSL merupakan suatu standar teknologi keamanan yang menjamin bahwa seluruh data yang dilewatkan antara web server dengan web browser terjaga kerahasiaan dan keutuhannya. SSL membuat koneksi yang ter-enkripsi (tersandi) antara server atau situs dengan pengunjungnya saat pengunjung itu mengaksesnya, sehingga data rahasia atau penting bisa terkirim tanpa khawatir ada usaha perubahan ditengah jalannya. Tanpa enkripsi SSL semua data yang dikirim lewat internet sangat mungkin dilihat oleh orang lain.
Protokol SSL mengotentikasi server kepada client menggunakan kriptografi kunci publik dan sertifikat digital. Protokol ini juga menyediakan otentikasi client ke server. Algoritma kunci publik yang digunakan adalah RSA, dan untuk algoritma kunci rahasia yang digunakan adalah IDEA, DES, dan 3DES, dan algoritma fungsi hash menggunakan MD5. Verifikasi kunci publik dapat menggunakan sertifikat yang berstandar X.509.
Untuk mengaktifkan SSL pada situs anda, anda perlu memasang sertifikat SSL yang sesuai dengan server dan situs anda. Setelah SSL terpasang, anda bisa mengakses situs anda secara aman dengan mengganti URL yang sebelumnya http:// menjadi https://. Hal ini dapat terlihat dari indikator / ikon gembok pada browser atau juga alamat situs yang diakses diindikasikan dengan warna hijau pada baris alamat browser.
2.2  Sertifikat Secure socket layer
Sertifikat SSL memastikan data transaksi yang terjadi secara online di enkripsi/acak sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. Kegunaan utamanya adalah untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data ketika melakukan transaksi.
Sertifikat SSL memberikan jaminan keamanan pada pemilik dan pengunjung situs atas data yang dikirim lewat web. Sertifikat SSL yang sering digunakan dapat dilihat pada situs perbankan untuk melakukan transaksi e-banking.
Sertifikat SSL yang menerapkan Secure Gateway Cryptography. Enkripsi yang digunakan antara pengunjung dan server minimal 128-bit.
Sertifikat SGC SSL ini cocok digunakan pada skenario berikut :
1.      Sistem operasi server menggunakan windows 2000 atau yang lebih lama.
2.      Terdapat pengunjung situs yang menggunakan browser dan sistem operasi versi lama.
3.      Dibutuhkan jaminan minimal tingkat enkripsi untuk mengamankan data sensitif.
2.3  Komponen secure socket layer
Kompenen tersebut disusun menjadi dua sub protokol:
1.      SSL handshaking,yaitu sub-protokol untuk membangun koneksi yang aman untuk berkomunikasi
2.      SSL record,yaitu sub-protokol yang menggunakan koneksi yang sudah aman.SSL record membungkus seluruh data yang di kirim selama koneksi
2.4  Cara kerja dari Sucure Socket Layer
Dalam berkomunikasi Secure Socket Layer (SSL) didefinisikan secara berbeda, pada client atau pada server. Client adalah sistem yang menginisiasi komunikasi, sedangkan server adalah sistem yang merespon request dari client. Pada aplikasinya di internet, browser web adalah client dan website adalah server. Client dan server mempunyai perbedaan utama pada aksi yang dilakukan ketika negosiasi tentang parameter keamanan. Client bertugas untuk mengajukan opsi SSL yang akan digunakan pada saat pertukaran pesan, dan server menentukan opsi mana yang akan digunakan. Pada implementasinya SSL berjalan pada transport layer dengan aplikasi SSLeay dan OpenSSL.
1.     Tahapan Pembangunan Chanel.
2.     Client membentuk koneksi awal ke server dan meminta koneksi SSL.
3.     Jika server yang dihubungi telah dikonfigurasi dengan benar, maka server ini mengirimkan public key miliknya kepada client. 
4.     Client membandingkan sertifikat dari server ke basis data,Jika sertifikat terdaftar di dalamnya, artinya client mempercayai (trust) server itu dan akan maju ke tahap 4. Sehingga pemakai harus menambahkan sertifikat tersebut ke trusted database sebelum maju ke langkah 4.

2.5  Kerugiannya dari secure socket layer
Sebagian besar penyelenggara Internet banking di Indonesia mengklaim menggunakan teknologi Secure Socket Layer (SSL) untuk menjamin keamanan layanan mereka. Jaminan SSL 128 bit inilah yang sering digunakan dalam iklan dan dalam meyakinkan kustomer. Kata-kata lainnya yang sering digunakan dalam menjamin keamanan para pengguna adalah penggunaan firewall, Public Key Infrastructure dan Encryption Accelerator Card. Pendekatan keterbukaan belum menjadi suatu tradisi pada Internet Banking di Indonesia. Sehingga penjelasan sekuriti relatif masih berfungsi sebagai PR belaka.
Sayangnya seringkali informasi yang diterima pengguna kuranglah lengkap mengenai apa yang diamankan oleh SSL ini. Begitu juga dengan firewall kurang dijelaskan apa yang diamankan oleh firewall ini. Hal ini mengakibatkan munculnya, pemahaman akan adanya jaminan keamanan semu dalam benak pengguna. Pengguna sering memiliki anggapan karena sudah memakai SSL maka pasti koneksi yang dilakukannya aman, tak ada masalah keamanan yang bisa timbul. Hal ini juga dididorong oleh informasi yang kurang lengkap dari penyedia jasa Internet Banking.
2.6  Keuntungan dari secure socket layer
Transaksi Bisnis ke Bisnis atau Bisnis ke Pelanggan yang tidak terbatas dan menambah tingkat kepercayaan pelanggan untuk melakukan transaksi online dari situs anda.

2.7  Kelebihan dan kekurangan Netscape Navigator
2.7.1        Kelebihan
Netscape Navigator adalah browser web yang merupakan gagasan bagi browser Mozilla Firefox.Netscape Navigator merupakan web browser yang stabil jika digunakan untuk surfing, browsing, upload dandownload.
2.7.2         Kekurangan
Secara GUI (Graphical User Interface) web browser ini kurang bagus (kasar). Netscape Navigator merupakanweb browser yang dikomersilkan pada saat itu, web browser ini mulai mengalami kehilangan peminat/penggunanyapada saat IE mulai terpasang secara default ketika menginstall Microsoft Windows.
2.8  Keuntungan Menggunakan Point-to-point tunneneling protocol
Aplikasi Point-to-point tunneneling protocol tidak membutuhkan peralatan yang baru, kemudahan dalam pengaturan media pembawa/media komunikasi dan perawatan yang mudah. Point-to-point tunneneling protokol juga memungkinkan ISP (Internet Service Provider) dengan Point-to-point tunneneling protokol, dapat menyediakan layanan dengan nilai tambahdan nilai jual yang tinggi yang sangat diminati oleh perusahaan-perusahaan dengan jaringan komputer yang tersebar di beberapa cabang. Penyedia jasa keamanan jaringan seperti perusahaan pembuat firewall dan jasa-jasa internet lainnya juga memperoleh kemudahan serta jaminan keamanan dari Point-to-point tunneneling protokol.


       3.      PENUTUP

Keamanan jaringan komputar bagian yang tidak terpisahkan dari keamanan sistem informasi sebuah organisasi secara keseluruhan. Dengan semakin berkembangnya teknologi Internet, maka penggunaan internet semakin luas dan begitu juga dengan usaha seseorang untuk melakukan gangguan dengan menggunakan teknologi tersebut.
Seperti halnya dengan di bidang lain, usaha untuk mengamankan sebuah jaringan komputer harus dipandang secara keseluruhan, tidak bisa secara partial. Setiap lapisan dalam jaringan komputer harus dapat melaksanakan fungsinya secara aman. Pemilihan teknologi yang tepat harus sesuai dengan kebutuhan yang ada. Pemilihan teknologi yang tidak tepat, selain akan mengeluarkan biaya terlalu besar,juga justru dapat mengurangi tingkat keamanan sebuah sistem. Selain itu yang perlu diingat,bahwa semakin banyak peralatan keamanan jaringan komputer yang kita implementasi, maka akan semakin banyak pula pekerjaan pengelola jaringan komputer. Akan semakin banyak log yang dihasilkan masing-masing peralatan, mulai dari yang paling penting sampai yang hanya berupa catatan saja. Kegagalan untuk mengelola informasi yang dihasilkan oleh setiap peralatan dapat membuat pengelola jaringan komputer lambat dalam mengantisipasi serangan yang sedang berjalan. Oleh karena itu, selain melakukan implementasi teknologi pengamanan jaringan komputer, perlu juga disediakan tools yang dapat digunakan pengelola dalam melakukan pengelolaan.




DAFTAR PUSTAKA
http://ratikwara.blogspot.com/ diakses 10 desember 2012 pada jam 20.00wib  
http://qibalramadhan.blogspot.com/2012/01/netscape.html diakses 10 desember 2012 pada jam 19.30wib 
http://hadianyana.wordpress.com/2009/11/16/ssl-secures-socket-layer/ diakses 10 desember 2012 pada jam 19.38wib 
saadus.files.wordpress.com/2011/11/dcs-vpn-kerberos.pdf diakses 10 desember 2012 pada jam 19.35wib 
http://laksmana02.wordpress.com/page/2/ diakses 10 desember 2012 pada jam 19.28wib 






Riset Teknologi Informasi

Tugas Mata Kuliah Riset Teknologi Informasi
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI RESERVASI GEDUNG PERNIKAHAN BERBASIS WEBSITE
(studi kasus :  Tarub wedding organizer)



1.      Latar belakang
Wedding organizer adalah suatu jasa khusus yang secara pribadi membantu calon pengantin dan keluarga dalam perencanaan dan supervisi pelaksanaan rangkaian acara pesta pernikahan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Tarub wedding organizer hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dalam persiapan pesta pernikahan, awal berdirinya Tarub wedding organizer pada 12 desember 2012,  pada saat itu sedang mengerjakan penikahan masal yang dilakukan secara professional . Sekarang ini, Tarub wedding organizer sangat memerlukan sebuah website yang dapat melakukan reservasi dengan mudah, efisien, juga bermanfaat bagi Tarub wedding organizer maupun pelanggannya.
Selama ini di Tarub wedding organizer belum mempunyai sistem reservasi secara online. Permasalahan yang ada pada Tarub wedding organizer dalam melayani pelangganya untuk melakukan reservasi gedung pernikahan yaitu dari pihak Tarub wedding organizer sendiri yang mendatangi gedung-gedung yang ada di Yogyakarta dan mengecek persediaan gedung yang kosong pada hari tertentu yang dibutuhkan oleh pelangannya.
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membantu dalam membuat suatu website reservasi gedung pernikahan yang mampu digunakan secara online untuk memudahkan dalam memilih gedung pernikahan, melakukan reservasi secara online, dan dapat menampilkan daftar orang yang telah melakukan reservasi gedung pernikahan secara online dipihak Tarub wedding organizer.
2.      Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang didapat dari latar belakang diatas yaitu bagaimana menciptakan sebuah website yang mampu memudahkan orang dalam melakukan reservasi gedung pernikahan secara online, dapat menampilkan daftar orang yang telah melakukan reservasi gedung pernikahan secara online dipihak Tarub wedding organizer.    
3.      Batasan Masalah
Batasan-batasan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
a.       Pengunjung website dapat melakukan reservasi gedung.
b.      Pengunjung website dapat menentukan jadwal penggunaan gedung.
c.       Pengunjung website melihat gedung beserta deskripsinya.
d.      Administrator web melakukan pengelolaan atau management website.



4.      Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah website yang mampu memudahkan orang dalam melakukan reservasi gedung pernikahan secara online, dapat menampilkan daftar orang yang telah melakukan reservasi gedung pernikahan secara online dipihak tarub wedding organizer.
5.      Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi instansi. Mafaat-mafaat tersebut antara lain:
a.       Untuk administrator Tarub wedding organizer, diharapkan website ini akan mempermudah pekerjaan mereka terutama yang berkaitan dengan reservasi gedung pernikahan dan menggetahui daftar orang yang telah melakukan reservasi.
b.      Untuk pengunjung website ini yaitu dapat memilih gedung pernikahan sesuai dengan fasilitas dan memudahkan dalam melakukan reservasi gedung.
6.      Kajian Hasil Penelitian
Chistanto, dkk (2011) melakukan sebuah penelitian dengan membuat sebuah sistem resevasi foodcourt berbasis web dengan koneksi wifi. Sistem ini digunakan untuk melakukan reservasi dan mengecek ketersedian menu. Cara kerja sistem yaitu, waitress melakukan new order sampai masakan selesai diproses dan disajikan, hingga akhirnya pelanggan melakukan transaksi pembayaran di kasir.
Damanik (2011) juga melakukan sebuah peneliltian dengan membuat aplikasi reservasi kamar hotel berbasis web untuk memberikan informasi tentang layanan hotel yang tersedia seperti: mencari informasi hotel,dan ketersediaan kamar hotel yang dikunjungi. Aplikasi ini juga membuat bebagai macam laporan untuk membantu petugas front office  dalam menangani keadaan kamar yang dipesan oleh tamu, ataupun pengunjung hotel, atau membantu manager hotel untuk memantau operasional atau kemajuan hotel secara cepat dan tepat. Cara kerja sistem yaitu pelangan melakukan pemesanan kamar hotel melalui website. Kemudian pelanggan melakukan pembayaran dan mencetak bukti pembayaran hingga akhirnya resepsionis melakukan konfirmasi pemesanan.
Jumatika (2013) melakukan sebuah penelitian dengan membuat sistem informasi reservasi kamar hotel online pada wisma tapak gajah menggunakan php dan mysql. Sistem  ini berfungsi untuk lebih memudahkan resepsionis dalam pengolahan data reservasi dan mempermudah pengguna untuk memesan kamar tanpa harus pergi ketempat penginapan. Cara kerja sistem yaitu pelangan melakukan pemesanan kamar hotel melalui website lalu resepsionis melakukan konfirmasi pemesanan. Hingga akhirnya pelanggan melakukan pembayaran dan mencetak bukti pembayaran.
Pada penelitian yang akan dilakukan ini, basis sistem yang akan digunakan sama seperti yang digunakan pada penelitian-penelitian di atas, yaitu menggunakan basis website dan dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan pada database server menggunakan MySQL. Kemudian yang menjadi pokok permasalahan pada penelitian ini juga sama seperti penelitian sebelumnya yaitu menangani masalah reservasi secara online. Tapi pada penelitian ini, masalah yang ditangani selain reservasi secara online yaitu menangani jadwal penggunaan gedung.
7.      Metodologi Penelitian
Pengembangan website pada penelitian ini menggunakan proses-proses sebagai berikut :
7.1.   pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan data yang akan digunakan dalam proses pembuatan website. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu :
a.       Wawancara
Wawancara dilakukan secara langsung kepada 2 orang yaitu Arfati sebagai Project dan External manager pada Tarub Wedding Organizer, dan Prima sebagai Internal manager  yang mengelola  IT. Dengan wawancara ini akan diperoleh data tentang kebutuhan sistem yang sesuai dengan keinginan pengguna website.
b.      Observasi
Observasi dilakukan dengan cara mengamati secara langsung proses bisnis yang terjadi di Tarub Wedding Organizer. Pada tahap observasi ini akan didapatkan data berupa alur kerja yang akan digunakan pada aplikasi yang akan dibangun.
c.       Studi literatur
Pengumpulan data juga dilakukan melalui studi literatur dengan membaca buku,jurnal, dan beberapa referensi lain yang akan digunakan untuk membantu proses pembuatan website. Data-data yang diperoleh dengan studi literature misalnya materi tentang Reservasi,PHP,MySQL, dan lain-lain.
7.2.   Analisis dan Desain
Setelah dilakukan proses pengumpulan data, tahap selanjutnya yaitu tahap analiasis dan desain. Pada tahapan ini, data-data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi akan diolah dan dianalisis sehingga bisa ditentukan kebutuhan sistem, fitur serta fungsi yang akan ada pada website Tarub Wedding Organizer kemudian masuk tahap desain. Tahap desain tersiri dari tiga proses yaitu desain antarmuka, desain database, dan desain sistem.
a.       Desain antaramuka
Desain antarmuka dilakukan untuk membuat suatu rancangan antarmuka yang baik, dan sesuai dengan apa yang diminta pengguna website.
b.      Desain database
Desain database dilakukan untuk merancang table-tabel yang akan digunakan untuk menyimpan data yang dibutuhkan website ini. Beberapa tabel yang digunakan misalnya tabel reservasi untuk menyimpan data pesananan, tabel user untuk menyimpan data user (administrator)  beserta akun yang digunakan karyawan untuk masuk ke website.
c.       Desain sistem
Desain sistem dilakukan dengan membuat Unified Modelling Language dengan beberapa diagram seperti Use Case Diagram, Class Diagram Diagram, dan Activity Diagram.  
7.3.   Pembangunan Program
Setelah melalui tahap analisis dan desain, tahap berikutnya yaitu tahap pembangunan program guna merealisasikan analisis dan desain tersebut ke dalam sebuah bentuk website nyata. Untuk membangun program tersebut menggunakan tools sublime text 3, Apache, serta database server menggunakan MySQL.
7.4.   Pengujian
Setelah website selesai direalisasikan melalui tahap pembangunan program, maka perlu dilakukan pengujian. Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui apakah sistem yang dibuat telah memenuhi fungsi-fungsi bisnis  pada tahap analisis dan desain.    
7.5.   Implementasi
Implementasi website ini akan dilakukan secara langsung. Jadi website akan langsung diterapkan.
7.6.   Dokumentasi
Tahap dokumentasi dilakukan selama proses pengembangan website ini. Dokumentasi dilakukan untuk mencatat kemajuan proyek, pedoman operasional dan laporan proyek.
8.      Jadwal Penelitian
No
Kegitan
Sep 2014
Okt 2014
Nov 2014
Des 2014
Jan 2015



1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4

1
Pengumpulan Data





















2
Analisis dan Desain





















3
Pembangunan Program





















4
Pengujian





















5
Implementasi





















6
Dokumentasi






















9.      Daftar Pustaka
Chirstanto,W., Prasida, S., Fibriani, C., 2011, Perancangan dan Implementasi Sistem Reservasi Foodcourt Berbasis web dengan Memanfaatkan Koneksi Wifi, Naskah Publikasi, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Damanik, Erikson.,2011, Pengembangan Aplikasi Reservasi Kamar Hotel Berbasis Web, Naskah Publikasi, Sekolah Tingi Manajemen informatika dan Komputer (STMIK) Mikroskil Medan.

Jumatika, Edy.,2013, Sistem Informasi Reservasi Kamar Online Pada Wisma Tapak Gajah Sabang Menggunakan PHP dan MYSQL, Naskah Publikasi, Sekolah Tingi Manajemen informatika dan Komputer (STMIK) U’budiyah Banda Aceh.